Jumat, 08 Agustus 2014

PENGAKUAN PERPISAHAN (P2) part 1

 Poto Teman Pa3 Saat Perpisahan Di mutun  
Ketawa dan Bergaya Bersama 
 

Kenangan Bersama Seragam Putih Abu-Abu


Me with Dian Aprianto
 
 
Tak ada kata terlambat untuk hal positif  itulah salah satu kata yang dapat memotifasi kita untuk selalu memulai hal baik kapan saja dan dimana saja . Begitu juga jika kita ingin mengakui suatu hal yang dapat merubah hal tersebut menjadi baik . Mungkin semua orang dapat menilai keburukan orang lain . Tapi tidak jika ia menilai keburukaannya sendiri . Dalam cerpen ini saya akan bercerita tentang seseorang yang selalu mendapat penilaian buruk dari orang lain .
selamat membaca ........

PENGAKUAN PERPISAHAN (P2)
Detik jam pun terdengar jelas diruangan yang hanya terdapat 40 orang siswa menegah atas di Sumatra Selatan . kelas yang selalu kami huni selam kurang lebih tiga tahun dan selama itu pula kami bersama dalam duka maupun senang . Untuk tahun terakhir kelas ini di ketuai oleh seorang siswa bernama Kano dan wakilnya Edi juga dibantu pengurus kelas lainnya .
Kano               : siswa yang baik , usil ,suka buat keributan and rame .
Edi                  : siswa ini pendiam , pinter pelajaran fisika and suka debat . and
Lia                   : seketaris cantik ini jago berbahasa ingris , baik , lucu
Fitri                 : wakil seketaris yang biasanya kami panggil mami ini orangnya
                          Bijaksana , baik dan dewasa
Ela                   : bendahara yang selalu sibuk dengan uang ini . orangnya baik ,suka
                          Ngasih nasehat, gx pelit dan pengertian.
Kelas ini sangat berwarna ketika semua penghuninya memiliki sifat yang bebeda dan tak ada kesamaan . selisih paham , keributan dan kebencian sering terjadi setiap harinya. Bahkan banyak yang mendapat tambatan hati juga sahabat sejati disini. Hal yang biasa jika ada salah satu orang teman atau lebih  yang tidak disukai selama menghuni ruangan berjendela putih ini .
            Aku paham akan satu hal itu. Bahwa di bumi ini tidak semua orang menyukai kita bahkan selalu mencari akan kekurangan atau keburukan kita. Tapi itulah kehidupan, aku bernama pita dan terlahir di sebuah keluarga kecil daerah Sekayu . setelah aku duduk di salah SMA . aku pindah dan tinggal bersama tante di palembang dekat dengan sekolahku sekarang . menurut ibu aku orangnya cerewet , serius , baik dan terkadang pelit . aku suka ngobrol , dengerin curhatan orang and selalu pengen deket ama orang yang lebih tua . itulah aku ....
            Sejak pertama masuk kelas perasaan senang mendera di hati . walaupun saat itu tak ada teman dekatku disana . Setelah beberapa bulan belalu aku terpilih menjadi bendahara dan membuat semua teman mulai membenciku . bagiku menjadi bendahara merupakan tanggung jawab yang harus dapat terlaksana dengan baik . sampai pada suatu ketika tejadi kesalah pahaman yang mengakibatkan air mata ku tak terbenduk karna ada seorang siswa yang menambahi nama belakang Pita Angraini dengan kata binatang haram .walaupun akhirnya persoalan ini selesai dengan baik dengan bantuan wali kelas . dari aku menjadi seorang bendahara dan memiliki rumah yang dekat dengan sekolah aku menjadi dekat pula dengan para guru yang menggajar.
Hal itu terjadi tanpa aku yang mau dan niat untuk carmuk seperti apa yang mereka katakan .
            Selama ini , aku juga belajar ketika mau ulangan, bahkan aku pernah juga dimarahi sama guru sampai – sampai di lempar spidol . merasakan susahnya mendapat nilai terutama bahasa inggris pelajaran yang aku gx suka . jujur hanya aku yang tahu dan  guru yang dekat denganku yang tahu bahwa selama ini aku dekat dengannya tak sedikit pun aku membicarakan orang atau bergunjing bahkan sampai menjelekan teman – teman . karna sebenarnya aku sayang dengan mereka walaupun mereka membenciku .
            Aku mengetahui bahwa teman sekelas selama 2 tahun ternyata banyak yang tidak menyukaiku dengan berbagai alasan mereka bahkan ada yang membenci ku sebelum mereka mengenalku . saat detik – detik menjelang UN dalam acaran jujur – jujuran . salah satu alasan mengapa mereka membenci ku adalah suka carmuk dan lebay hal itu sudah aku jawab di pernyataan diatas . dan alasan lainnya sudah aku jelaskan juga. Yang terakhir mengapa aku selalu bersikap baik dengan orang yang berulang kali menyakiti dan menyinggung perasanku itu karena kepercayaan bahwa hukum karma itu belaku , menurutku tak ada gunanya untuk membalas suatu kejahatan , siapa yang menabur kebaikan pasti suatu saat ia akan memanenya .  

            Aku memohon maaf kalau pada saat itu tak dapat berbicara lansung pada kalian karna menurutku itu bukan waktu yang tepat untuk menggungkap semuanya . kalau aku boleh jujur aku sedih karena teman – teman yang dekat dengan ku bahkan yang tidak selama ini ternyata membenciku . padahal aku selalu berusaha ada buatnya dalam suka dan duka . sedih karna dikelas selama ini belum ada yang sepenuhnya memahami aku dan bahkan tulus berteman dengan ku . seneng karena banyak saran positif yang bisa membuat aku menjadi lebih baik bahkan doa agar aku kelak berubah . dan yang paling penting aku mengetahui siapa saja yang membenciku dan apa alasannya sebelum aku tamat . sekarang aku hanya berharap permintaan maaf yang kalian ucapkan tidah hanya di bibir saja tapi di laksanakan. Semoga aku di bangku kuliah mendapat teman yang mengerti dan memahami bahwa di dunia ini gx ada yang sempurna juga lebih bijak untuk tidak cepat menilai seseorang baik dari keburukan maupun sebaliknya sebelum ia dapat menilai keburukan diri sendiri .
            Buat temen di ruangan yang penuh kenangan sebelum hari pengumuman datang aku meminta maaf dan  makasi buat kesedihan dan kebahagian yang di berikan selama ini. Semua itu akan tersimpan abadi dihati kita . semoga kita semua XII IPA dapat lulus dan  menjadi orang di banggakan .

Cerpen yang berisi cerita nyata dan ungkapan dari penulis untuk pembaca tidak ada niat untuk menyinggung atau menjelekan siapa pun . makasih

 Tersenyum dan Semunya Optimis Untuk Menatap Masa Depan 
Semangat Ya 42 Pahlawan

The end

Tidak ada komentar:

Posting Komentar